Pemprov Riau Gandeng Dunia Usaha Salurkan Bantuan dan Perlengkapan Usaha untuk UMKM Disabilitas
Pemerintah Provinsi Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemandirian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya dari kalangan penyandang disabilitas. Melalui program kemitraan dengan pihak swasta, Pemprov Riau menyalurkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp5 juta serta berbagai perlengkapan usaha yang dibutuhkan oleh UMKM disabilitas.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dorongan nyata agar para pelaku UMKM disabilitas dapat terus berkembang, berdaya saing, dan mampu mandiri dalam menggerakkan roda perekonomian. Pada kesempatan kali ini, dukungan dari sektor swasta datang melalui Rumah Sakit Syafira dan PT First Resources Group yang bersinergi bersama pemerintah daerah.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau Bapak Drs. H. Helmi D, M. Pd menyampaikan apresiasinya kepada pihak swasta yang telah turut serta dalam mendukung program pemberdayaan UMKM disabilitas. Menurutnya, dukungan ini bukan hanya berupa dana semata, tetapi juga merupakan wujud perhatian nyata agar UMKM disabilitas dapat terus tumbuh dan memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi daerah.
Melalui bantuan ini, kami berharap para pelaku UMKM disabilitas dapat lebih bersemangat dalam mengembangkan usahanya. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa modal uang tunai, tetapi juga dilengkapi dengan perlengkapan usaha yang relevan sehingga benar-benar dapat menunjang produktivitas dan kualitas produk yang dihasilkan, ungkapnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan ekonomi daerah tidak hanya ditentukan oleh peran pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari dunia usaha. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat menjadi kunci dalam memperkuat daya saing ekonomi di Riau.
Keterlibatan PT First Resources dan Rumah Sakit Syafira dalam program ini menjadi bukti nyata bahwa dunia usaha di Riau memiliki kepedulian tinggi terhadap pemberdayaan kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas. Hal ini sekaligus sejalan dengan upaya menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Bantuan ini diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi UMKM disabilitas untuk terus meningkatkan kualitas, memperluas jaringan pemasaran, serta memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan adanya dukungan berkelanjutan, UMKM disabilitas diyakini mampu berdiri sejajar dengan pelaku usaha lainnya dan ikut ambil bagian dalam memajukan perekonomian Provinsi Riau.